Kamis, 18 Maret 2010

Contoh Pervasive DS

Q: We already gave some examples of distributed pervasive systems: home systems, electronic health-care systems, and sensor networks. Extend this list with more examples.
Distributed Pervasive Systems
• Observation
Emerging next-generation of distributed systems in which nodes are small, mobile, and often embedded in a larger system.
• Some requirements
1. Contextual change: The system is part of an environment in which changes should be immediately accounted for.
2. Ad hoc composition: Each node may be used in a very different ways by different users. Requires ease-of-configuration.
3. Sharing is the default: Nodes come and go, providing sharable services and information. Calls again for simplicity.
• Examples
1. Home Systems
Justifications
o Rapid advances in component technologies
 Smart gadgets, wearable sensors and actuators, robotic helpers, mobile devices
 Wireless, wideband interconnects
o Increasing critical needs due to
 Aging baby-boom generation
 Long life expectancy
 New safety, security, and privacy concerns

2. Electronic health systems
3. Sensor networks
Characteristics
Environment
o Connect to physical environment (large numbers, dense, real-time)
o Sensor nodes are prone to failures, non-deterministic
o Wireless communication
o Massively parallel interfaces (to users and applications)
o Limited resources: battery, bandwidth, memory, CPU (power management critical)

Network
o Topology changes dynamically
o Sporadic connectivity
o New resources entering/leaving
o Large amounts of redundancy
o Self-configure/re-configure


Answer :
- cellular telephone system
resources shared : radio frequency, transmission time in a single frequency mobile
- Laptop computers, ubiquitous computing
- Handheld devices, PDA, etc

Selasa, 16 Maret 2010

Perbedaan Jaringan Komputer dengan Sistem Tersebar

1.Jaringan komputer, komputer yang terhubung merupakan gabungan yang terdiri dari beberapa workstation atau juga gabungan komputer server dan client sedangkan sistem tersebar, komputer yang terhubung terdiri dari host (komputer utama) dan terminal-terminal (komputer yang terhubung dengan komputer host)
2.Jaringan komputer merupakan beberapa komputer terhubung agar dapat sharing, namun tiap pekerjaan ditangani sendiri sendiri oleh komputer yang meminta dan dimintai layanan,sedangkan system tersebar merupakan beberapa host komputer terhubung agar dapat mengerjakan sebuah atau beberapa pekerjaan besar bersama.
3.Jaringan computer merupakan sistem yang menggabungkan kinerja perangkat dan aplikasi dari physical layer sampai dengan application layer tetapi system tersebar merupakan suatu sistem perangkat lunak yang dibuat dan bekerja pada lapisan atas sebuah sistem jaringan.
4.Jaringan computer keberadaan sejumlah komputer dalam jaringan tidak harus transparan disatu lokasi, sehingga secara fisik tidak dapat dilihat oleh user lain yang berada dalam jaringan.sedangkan system tersebar keberadaan sebuah atau sejumlah komputer atau terminal autonomous, bersifat transparan (jelas) bagi user, biasanya berada dalam suatu area lokasi.
5.Di dalam jaringan computer masing-masing user disetiap workstation (client) sadar betul akan proses yang sedang terjadi apabila ia meminta layanan atau mengirimkan data keserver.tetapi di system tersebar masing-masing user disetiap terminal tidak dapat menyadari proses yang berlangsung pada system.
6.Antar nodedalam jaringan komputer bisa saling bertukar file atau resource yang dimiliki, sesuai keinginan/permission yg diatur pemilik komputer. Tetapi antar terminal dalam system tersebar tidak dapat saling sharing file atau resource tanpa campur tangan host (supervisor host).
7.Metode komunikasi antar komputer dalam jaringan computer memakai model Peer to Peer atau Client Server.sedangkan dalam system tersebar, metode komunikasi antar komputer tersentralisasi (terpusat pada komputer utama/host).
8.Kualitas komunikasi data dalam jaringan computer dipengaruhi oleh media transmisi yang digunakan.tetapi dalam system terdistribusi kualitas komunikasi data dipengaruhi oleh sistem
9.Server dalam jaringan komputer hanya melayani permintaan sesuai antrian yang sudah diatur sistem.sedangkan dalam sistem tersebar host melayani beberapa terminal dan melakukan proses berdasarkan input dari terminal-terminal
10.Pada jaringan computer, umumnya user tidak bisa menggunakan ID yang sama, untuk login ke server, namun policy seorang Admin dapat merubah aturan ini agar sebuah ID dapat digunakan bersama-sama secara terbatas tetapi dalam system tersebar, beberapa terminal dapat menggunakan ID yang sama untuk login ke komp host, namun Admin/Supervisor sistem dapat merubah dengan hanya mengijinkan satu ID untuk tiap terminal
Sumber : http://devoav1997.webnode.com/news/jaringan-komputer-dan-sistem-terdistribusi/newscbm_30419/40/
http://bambangwinarno.multiply.com/journal/item/38?&item_id=38&view:replies=reverse
http://ie-ien.blogspot.com/2009/12/persamaan-dan-perbedaan-sistem_02.html

Kamis, 11 Maret 2010

RT/RW net

Alternatif paling sederhana dan paling murah untuk menyambungkan rumah-rumah tetangga kita adalah menggunakan sambungan UTP LAN. Paling menguntungkan jika kita dapat bekerja sama dengan sebuah kompleks perumahan/ real estate. Agar kabel UTP aman dari gangguan cuaca, teknik yang paling mudah adalah dengan memasukan kabel UTP tersebut kedalam pipa pralon dan menyalurkannya di badan got / gorong-gorong di sebuah kompleks perumahan. Jarak tempuh kabel UTP terbatas sekitar 100 meter saja, oleh karena-nya setiap 100 meter harus di pasang hub yang juga berfungsi sebagai repeater kabel jaringan. Alternatif lain yang dapat digunakan di sebuah RT/RW-net adalah dengan membangun sebuah Access Point 2.4GHz dan men-share akses Internet unlimited tersebut dengan tetangga dalam jarak 1-3 km dari rumah kita. Ketinggian tower sekitar 5 meter di atas atap lebih dari cukup keperluan mencakup 1-3 km. Teknik memberikan akses Internet menggunakan peralatan 2.4 GHz Pertanyaan yang akan menjadi momok bagi para penyelenggara RT/RW-net adalah masalah ijin dari RT/RW-net. Jawaban singkat-nya – peraturan di Indonesia belum tahu apa itu RT/RW-net, bahkan WARNET-pun belum ada perangkat hukumnya. Kalau kita mengacu pada UU 36/1999 akan lebih parah lagi. Di UU 36/1999 tidak ada sama sekali di bahas tentang Internet. Tapi mengacu pada KEPMEN 21/2001 tentang jasa telekomunikasi pasal 46 (1), dan pasal 47 (2), akan terbaca jelas bahwa Small Office Home Office (SOHO) tidak memerlukan ijin dari regulator / POSTEL. Hanya saja di situ tidak di bahas sama sekali kalau jaringan tersebut merupakan jaringan dari Small Office Home Office (SOHO-Net) atau RT/RW-net.
Ada dua hal yang harus kita perhatikan sewaktu akan membangun jaringan RT-RW-Net :
1. Mengupayakan akses Internet dari ISP, dengan beberapa pilihan yang tersedia
2. Memilih teknologi yang tepat untuk mendistribusikan akses Internet dari rumah
ke rumah.

Sintaks SQL Database Perusahaan

Syntax :

Membuat table manager:

create table manager(id_manager char(5) not null, nama varchar (25),no_telephon varchar(12),tgl_lahir varchar (20),alamat varchar(25),constraint pk_id_manager primary key(id_manager));

menbuat table cabang:

create table cabang(kd_cabang char(5) not null, id_manager char(5) not null, nm_cabang varchar (50), alamat varchar (50), constraint pk_kd_cabang primary key (kd_cabang), constraint fk_id_manager foreign key (id_manager) references manager (id_manager));

membuat table pegawai:

create table pegawai(id_pegawai char(5) not null, kd_cabang char(5) not null, nm_pegawai varchar (25),No_tlp varchar (12),alamat varchar (25),constraint pk_id_pegawai primary key(id_pegawai), constraint fk_kd_cabang foreign key(kd_cabang) references cabang (kd_cabang));

membuat table barang

create table barang (kd_barang char (5) not null, nm_barang varchar (30), jenis varchar(10), harga number (15), discount number(5), constraint pk_kd_barang primary key(kd_barang));

membuat table menjual:

create table menjual(id_pegawai char(5) not null, kd_barang char (5) not null, tgl_jual varchar (20), total_bayar number (15), jmlh_barang number (4), constraint fk_id_pegawai foreign key(id_pegawai) references pegawai(id_pegawai), constraint fk_kd_barang foreign key(kd_barang) references barang (kd_barang));

memasukan data ke table manager:

insert into manager values('20010','Ricardho max','0967643245','12 mei 1986','farm city 4 Australia');

insert into manager values ('20011','Michel Dornh','0797543245','14 febuari 1987','germ city 5 Singapura');

insert into manager values ('20020','Sari Fitriana','08986543467','23 desember 1987', 'jl. cempaka 4 bandung');

insert into manager values ('20021','Keny ardhi','0856123486','12 september 1986','jl. menoreh 4 tebet');

insert into manager values ('20022','Anissa putri','08912345654','23 maret 1987','jl. merdeka 4 makasar');

memasukan data ke table cabang:

insert into cabang values('10020','20010','Easyriders','unit1/220Naturaliste ice Western Australia');

insert into cabang values ('10021','20011','unkl347','Victoria street golden Singapura');

insert into cabang values ('10030','20020','unkl347 dealer','Trunojoyo no 4 Bandung');

insert into cabang values ('10031','20021','Nanonine House','Tebet utara dalam no 4 Jakarta selatan');

insert into cabang values ('10032','20022','Chamber','Boulevardrubby13MAkasar');

memasukan data ke table pegawai:

insert into pegawai values('30024','10020','Mery','0987654345','raflescia 4 australia');

insert into pegawai values ('30025','10020','Thomas','0923456543','raflecia 5 australia');

insert into pegawai values ('30042','10021','rachel','0734565432','hermania 4 singapura');

insert into pegawai values ('30045','10021','Ronald','073456543345','hermina 5 singapura');

insert into pegawai values ('30055','10030','Tony','0856234565','jl juanda 2 bandung');

insert into pegawai values ('30056','10030','Budi','08567654567','jl. solo 5 bandung');

insert into pegawai values ('30065','10031','Rahmat','0856876587','jl. jakarta 5 tebet');

insert into pegawai values ('30066','10031','Agil','08562343234','jl. merdeka 4 tebet');

insert into pegawai values ('30077','10032','Galih','08634567654','jln sumatra 5 makasar');

insert into pegawai values ('30078','10032','Rahma','08623456543','jln melati 4makasar ');

memasukan data ke table barang:

insert into barang values('005','sepatu','retro',360000,0);

insert into barang values ('006','Sanadal hotel','hotel',25000,0);

insert into barang values ('0011','kaos Hijau 234','catoon',70000,0);

insert into barang values ('0012','kaos ce panjang','jins',185000,0);

insert into barang values ('0023','tas hijau dots','slempang',125000,0);

insert into barang values ('0034','sabuk hitam','kain',65000,0);

insert into barang values ('0059','topi347','bulat34',45000,0);

memasukan data ke table menjual:

insert into menjual values('30045','0011','1 juni 2009',70000,1);

insert into menjual values ('30045','006','1 juni 2009',50000,2);

insert into menjual values ('30042','0023','1 juni 2009',125000,1);

insert into menjual values ('30042','0012','1 juni 2009',170000,2);

procedure delete

create or replace procedure delete_barang(v_kd_barang barang.kd_barang%type)

is

begin

delete from barang where kd_barang=v_kd_barang;

end;

procedure update

create or replace procedure update_barang(v_kd_barang barang.kd_barang%type,v_nm_barang barang.nm_barang%type)

is

begin

update barang set nm_barang= v_nm_barang where kd_barang= v_kd_barang;

end;

search barang;

create or replace procedure search_barang(v_kd_barang barang.kd_barang%type)

is

v_nm_barang barang.nm_barang%type;

v_jenis barang.jenis%type;

v_harga barang.harga%type;

a_kd_barang barang.kd_barang%type ;

begin

select kd_barang,nm_barang,jenis,harga into a_kd_barang,v_nm_barang,v_jenis,v_harga from barang where kd_barang =v_kd_barang;

dbms_output.put_line('kode barang:'||a_kd_barang);

dbms_output.put_line('nama barang:'||v_nm_barang);

dbms_output.put_line('jenis :'||v_jenis);

dbms_output.put_line('harga :'||v_harga);

end;

insert barang

create or replace procedure insert_barang(v_kd_barang barang.kd_barang%type)

is

v_nm_barang barang.nm_barang%type;

v_jenis barang.jenis%type;

v_harga barang.harga%type;

v_discount barang.discount%type;

a_kd_barang barang.kd_barang%type;

begin

insert into barang values(‘ ’||v_kd_barang,’ ’||v_nm_barang,’ ’||v_jenis,’ ’||v_harga,’ ’||V_discount);

end;

Ngecilin Perut??